Diberdayakan oleh Blogger.

Tips Mengobati Mata Minus Secara Alami

 
Tips Mengobati Mata Minus Secara Alami Tanpa Kacamata - Mata minus adalah kelainan dari mata yang tidak bisa melihat benda - benda dengan jarak yang terlalu jauh. Kelainan mata ini bisa diobati. Menurut pantauan kami dari berbagai sumber di internet, tanpa menggunakan kacamata pun, mata minus ternyata bisa diobati.

Biasanya mata minus terjadi jika kita sering berkerja atau melihat sesuatu dengan jarak dekat terlalu lama. Ketika ini terjadi otot di mata kita yang mengatur fokus mata akan terbiasa dengan kondisi seperti ini. Menggunakan kacamata untuk mengkoreksi mata minus akan memaksa otot mata Anda untuk terbiasa dengan kondisi yang tidak normal sehingga dapat membuat mata minus semakin parah ketika anda tetap melalukan pekerjaan rutin secara dekat.

Lalu bagaimana cara mengurangi minus pada mata atau cara mengobati mana minus. Sebelum di jelaskan lebih lanjut, sebaiknya anda perlu tahu beberapa penyebab utama kenapa kemampuan penglihatan kita bisa menurun:

Berikut penyebab kemampuan mata menurun:

-Pola makan yang tidak sehat, seperti asupan karbohidrat sederhana yang berlebihan dan makanan yang terlalu diolah, serta makan ketika merasa stress
-Kebiasaan membaca yang salah seperti membaca sambil tiduran dan membaca di tempat dengan penerangan yang kurang.
-Polutan di udara, air dan makanan (bahan kimia, pengawet dll)
-Konsumsi gula yang berlebihan
-Tempat kerja yang buruk
-Terlalu banyak menonton televisi
-Memakai monitor komputer yang buruk

Beberapa hal lain yang perlu juga di perhatikan:

Kondisi mental sangat berpengaruh pada kesehatan pengelihatan mata (vision fitness). Memakai kacamata yang sesuai dengan ukuran minus/plus kita, justru akan membuat kita semakin tergantung dengan kacamata dan tidak ada kesempatan untuk memperbaiki penglihatan kita.

Disarankan untuk memakai kacamata yang setingkat lebih rendah (dengan kemampuan penglihatan sekitar 87,5%) sehingga mata berusaha untuk memperbaiki fokusnya, dan pada akhirnya bisa mengurangi ketergantungan pada kacamata.Kondisi mata yang terkadang terasa capek, perih, buram dsb, adalah suatu pertanda/pesan dari mata, kalau mata sudah terlalu capek, maka dari itu jika kita mengalami hal-hal tersebut, segera istirahatkan mata anda untuk beberapa saat.

Cara mengurangi minus mata:

-Lepaskan kacamata jika memungkinkan, lihat ke benda-benda dengan jarak yang berbeda.
-Kedip secara normal, tidak teralu cepat dan lambat.
-Tutup mata Anda, gunakan telapak tangan anda dan berikan sedikit tekanan kepada mata Anda. Ini akan membantu otot Anda menjadi lemas.
-Melihat benda yang bergerak juga membantu untuk melemaskan otot mata Anda.
-Makan buah wortel dan berbagai macam buah yang berwarna jingga lainnya atau buah buahan yang asam.
-Usahakan rutin pergi ke pegunungan hijau, persawahan atau laut yang luas(pemandangan alam)

Semoga bermanfaat!
 
 
Sumber : unikfull.blogspot.com
Selengkapnya

5 Langkah Mengatasi Insomnia

Apakah Anda seorang insomniac? Jika ya, termasuk insomniac yang mana? Apakah Anda tipe orang yang hanya berbaring dan tidak pernah bisa untuk tertidur? atau Anda tipe insomnia yang bisa tertidur tapi selalu gelisah ketika di atas kasur?, jika Anda termasuk kedalam tipe yang terakhir, mungkin ada harapan untuk Anda walaupun mengatasi insomnia tidak mudah.

Gelisah dalam tidur, sebuah mutasi genetik : Dalam sebuah studi menunjukkan detail bagaimana seorang peneliti menemukan mutasi pada dua gen yang bisa memberikan informasi mengenai insomnia agar membaik. Ada dua kontrol gen perangsang elektrik pada wilayah tertentu di otak yang berperan serta terhadap masalah tidur.


Insomnia, sulit di identifikasi : Para penderita insomnia paling sering menderita kelelahan kronis. Namun tidak menutup kemungkinan bagi para penderita insomnia memiliki risiko terkena depresi. Namun tidak semua kasus kelelahan kronis dan depresi disebabkan oleh insomnia, inilah yang membuat insomnia sangat sulit di diagnosa.


sukague.com

Hal lain yang juga sulit adalah untuk saat ini, insomnia belum ada "obat" yang dengan cepat mengatasi insomnia. Banyak orang yang menderita insomnia menggunakan obat tidur untuk kelelapan tidur mereka, namun penggunaan obat tidur dalam jangka panjang akan berakibat fatal bagi kesehatan.

Terapi pun banyak dilakukan untuk mengatasi insomnia, namun butuh waktu yang tidak sebentar agar insomnia dapat segera teratasi.


Ada 5 tips populer dari Psikolog Klinis dan Ahli Gangguan Tidur Amerika Serikat, Dr Michael J Breus PhD agar tidur Anda berkualitas :


1.Buat jam santai Anda sebelum tidur. Berhenti bekerja. Apapun pekerjaan Anda hari itu, tinggalkanlah. Lakukan sesuatu hal yang bisa membuat Anda bersantai, seperti mandi air hangat diselingi musik ringan, membaca bahan bacaan ringan, atau menonton TV jika memang dapat membuat Anda santai (hindari berita TV).


2.Pergi tidur dan bangun pada jam yang sama selama 7 hari.


3.Jadwalkan untuk berolahraga selama 30 menit dalam sehari selama seminggu. Anda bisa membagi-baginya dalam beberapa waktu dalam sehari. Misalnya, 10 menit jogging sebelum makan pagi, 10 menit pada saat makan siang, dan 10 menit pada waktu makan malam.


4.Hindari kafein setelah jam 2 siang. Jangan pula mengonsumsi minuman bersoda dan obat sakit kepala.


5.Lakukan relaksasi tubuh dan pikiran seperti meditasi, yoga, atau pijat relaksasi.



Sumber : sukague.com 
Selengkapnya

Efek Jika Kurang Tidur

Padatnya jadwal kerja dan aktivitas sosial lain seringkali menyita banyak waktu, sehingga orang cenderung kekurangan tidur. Padahal efek kurang tidur bukan sekadar akan membuat Anda mengantuk keesokan harinya, dan jadi kurang dapat berkonsentrasi saat bekerja.

sukague.com


Beberapa pakar saraf meyakini bahwa salah satu tujuan tidur adalah memberikan peluang pada otak untuk membangun dan menguatkan jaringan penghubung saraf. Orang yang biasa tidur cukup akan mempelajari informasi baru dengan lebih cepat dan memiliki memori yang lebih tajam.


Namun apa jadinya bila Anda selalu kekurangan tidur dari hari ke hari? Kekurangan tidur akan memberikan efek jangka pendek maupun jangka panjang.


1. Efek langsungnya, ketika Anda terjaga dalam keadaan kaget karena mendengar suara alarm, Anda akan cenderung menjalani hari dengan mood yang kurang baik.

2. Seiring berjalannya hari, Anda akan merasa bingung dan mudah jenuh. Tidur dalam waktu yang singkat juga akan mengurangi kecepatan reaksi Anda, sehingga meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan mobil dan musibah lain.

Lalu apa efek jangka panjangnya?


3. Jam tidur yang berkurang dan terjadi secara rutin akan mengacaukan fungsi tubuh Anda. Salah satu buktinya, penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur bisa menurunkan kadar hormon leptin, yang membantu mengontrol nafsu makan. Akibatnya, kalau Anda kurang tidur, ada kemungkinan Anda akan makan berlebihan.


4. Kekurangan tidur juga akan meningkatkan kadar hormon stres, yang akan memaksa tubuh mengirimkan lebih banyak glukosa ke dalam aliran darah. Tubuh juga akan menjadi kurang sensitif terhadap insulin.


5. Itu saja? Ternyata tidak. Penelitian lain menunjukkan bahwa kurang tidur akan menghentikan produksi senyawa kimia tertentu dalam sistem kekebalan tubuh, yang menjaga tubuh dari kuman.

6. Kemudian, sebuah studi pada tahun 2009 juga mendapati bahwa orang yang tidur kurang dari tujuh jam sehari akan meningkatkan peluang mengalami flu tiga kali lipat.

Berapa sebenarnya jam tidur Anda dalam sehari? Enam jam? Atau bahkan lima jam?


7. Ternyata, menurut penelitian lain, ketika mengurangi jatah tidur dari delapan jam menjadi enam jam sehari, Anda akan menimbulkan kadar peradangan kronis. Kondisi ini meningkatkan risiko berbagai problem lain, termasuk serangan jantung, stroke, dan osteoporosis.


Kesimpulannya, meskipun Anda merasa cukup kuat menjalani aktivitas meskipun terbiasa tidur hanya lima jam sehari, pikirkan lagi efek jangka panjangnya. Cobalah untuk mengurangi rutinitas yang kurang penting menjelang tidur, seperti menonton TV, mengecek email, membaca buku, atau chatting di ponsel. Perlahan, tambah jam tidur Anda setengah jam setiap minggu sehingga mencukupi kuota tujuh atau delapan jam setiap malam. Para pakar mengatakan, satu tanda bahwa Anda sudah cukup tidur adalah jika Anda bisa bangun tepat waktu setiap hari tanpa bantuan alarm.



Sumber : sukague.com
Selengkapnya

Mitos Mengemudi di Jalan Tol

Mendengar berita tentang 2 kecelakaan beruntun di Tol Cipularang yang merenggut 6 nyawa manusia membuat hati terasa sakit. Apalagi kejadian ini ditanggapi dengan tidak logis. Selama ini terlalu banyak hal simpang siur yang kita percayai turun temurun begitu saja tanpa mengecek kebenarannya. Hasilnya? Kita lebih mempercayai mitos daripada fakta, bahkan kita sudah tidak bisa membedakan lagi mana mitos dan mana fakta. 

sukague.com 
Sebagai seorang trainer, tentunya saya harus menyampaikan sesuatu berdasarkan fakta. Dan kali ini, mengacu pada materi keselamatan berkendara dari Jakarta Defensive Driving Clinic (JDDC), saya akan membantu meluruskan mitos-mitos tersebut. JDDC sendiri adalah operator pelatihan keselamatan berkendara pertama dan satu-satunya di Indonesia. Berbekal itu, Alhamdulillah sampai saat ini saya sering pulang-pergi ke Bandung dengan tetap sehat wal afiat.

Berikut mitos-mitos terkait mengemudi di jalan tol disertai fakta yang akan meluruskannya:


1. Jalan tol adalah jalan bebas hambatan, pengemudi dapat melaju dengan aman
MITOS! Faktanya:
Di jalan tol Cipularang terdapat banyak rintangan, diantaranya: tikungan, tanjakan dan turunan dengan derajat ketajaman bervariasi hingga tingkat ekstrim, lintasan melengkung yang kadang tergenang air dan dorongan angin samping saat tiba di celah-celah bukit.


2. Ukuran tinggi dan besar kendaraan tidak mempengaruhi cara kita mengemudi
MITOS! Faktanya:
Semakin tinggi bentuk kendaraan maka semakin tidak stabil saat kecepatan tinggi. Semakin besar bentuk kendaraan akan mempengaruhi momentum inersia kendaraan tersebut, sehingga jarak pengereman pun semakin panjang! Haluan/ Radius putarnya pun semakin besar. Berat kendaraan juga mempengaruhi gaya melebar/ menyamping saat menikung.

3. Jarak pengereman tidak dipengaruhi bentuk dan berat kendaraan tapi ditentukan sistem pengereman kendaraan itu sendiri.
MITOS! Faktanya:
Jarak pengereman ditentukan beberapa faktor, yaitu: kondisi fisik dan perilaku pengemudi, kondisi, bobot dan kecepatan kendaraan, kondisi lintasan dan cuaca.


4. Mayoritas penyebab ban pecah di jalan tol akibat tekanan angin berlebih (over pressure)
MITOS! Faktanya:
Over pressure tidak membuat ban mudah pecah namun mempengaruhi kemampuan traksi ban terhadap permukaan jalan. Pressure yang kurang dari rekomendasi pabrik juga dapat membuat bahan pada side wall/ dinding ban mengalami keletihan/ fatigue berat akibat terlalu intensnya elasitas ban menerima beban.

5. Mengemudi pada lintasan menurun dengan kecepatan tinggi tidak berbeda dengan permukaan/ lintasan datar
MITOS! Faktanya:
Kecepatan tinggi saat lintasan menurun beresiko tinggi kecelakaan! Terjadi perubahan inti gravitasi dan distribusi bobot, handling kendaraan menjadi sangat sensitif. Saat kendaraan bergerak tidak sesuai keinginan pengemudi, respons terlalu spontan tanpa sempat berpikir menggunakan logika. Inilah awal petaka!


6. Karena lancar dan tidak padat, resiko kecelakaan di jalan tol lebih rendah
MITOS! Faktanya:
Resiko kecelakaan justru lebih massif dan dahsyat! Pengemudi cenderung mengebut dengan kecepatan tinggi, sehingga momentum yang dihasilkan jauh lebih besar dan sulit dikendalikan.

7. Dibandingkan jalan biasa, mengemudi di jalan tol tidak perlu konsentrasi tinggi
MITOS! Faktanya:
Secara umum, jalan tol itu lebar, lancar, cepat dan monoton dengan resiko kecelakaan tinggi sehingga justru memerlukan konsentrasi lebih tinggi. Kenapa? Karena situasi tersebut membuat fisik cepat letih, kewaspadaan menurun dan adrenalin tinggi untuk memacu kendaraan semakin cepat dan cepat.


8. Kecepatan kendaraan tidak mempengaruhi kestabilan kendaraan
MITOS! Faktanya:
Setiap pergerakan kendaraan akan menimbulkan momentum dan gaya sentrifugal! Semakin cepat maka semakin besar momentum dan gaya sentrifugalnya, sehingga mengurangi kestabilan kendaraan dan menjadi liar (selip, understeer, oversteer, dll)

9. Saat ada masalah, tindakan pertama adalah pengereman
MITOS! Faktanya:
Menghadapi masalah (selip, pecah ban, menghindari kendaraan lain) harus diawali proses analisa logika diikuti keputusan dan tindakan yang cepat dan tepat. Pengereman bukan selalu solusi, bila dilakukan di saat  dan tempat yang keliru akan menimbulkan masalah baru.


10. Tidak ada perbedaan mengemudi baik dengan kecepatan tinggi maupun rendah di lintasan menikung
MITOS! Faktanya:
Prinsipnya, ketika kendaraan melaju dengan kencang, kestabilannya berkurang, cenderung sensitif, sulit dikendalikan. Kurangi kecepatan sejak lintasan lurus/ sebelum mengubah arah kemudi, buat lintasan menikung selebar mungkin (tight in tight out), jangan melambat saat di tikungan dan pertahankan kecepatannya.

11. Bila letih maka kunyah permen, merokok, minum kopi, minuman berenergi atau suplemen, mengobrol dengan penumpang dan atau membuka kaca agar terkena angin
MITOS! Faktanya:
Keletihan berat (Automatic Behavior Syndrom) diakibatkan antaranya oleh akumulasi kurang tidur, bekerja berlebihan dan sakit. Pada kondisi ini, kemampuan interpretasi akan menurun, logika memburuk dan kontrol tubuh berkurang. Cara-cara tersebut diatas takkan membantu banyak. Apalagi bila minum kopi dan minuman berenergi karena justru akan membuat stamina semakin melorot dan mendorong sering buang air kecil. Berhentilah! Rehat, tidur beberapa saat akan membantu mengembalikan kebugaran. Tapi, rehat yang terbaik adalah tidur pulas.


12. Perjalanan malam lebih aman karena sepi dan lampu mobil terang 
MITOS! 
Sesuai jam biologis tubuh manusia/ Circadian Rhythm, malam diciptakan untuk rehat dan tidur bagi manusia. Seterang-terangnya lampu penerangan jalan raya (PJR) dan lampu kendaraan, tetap lebih terang matahari. Lagipula, kondisi dan situasi yang sepi memicu pemakai kendaraan terlena dan tidak waspada.

13. Mengemudi dengan kecepatan rendah jauh lebih aman daripada kecepatan tinggi
MITOS! Faktanya:
Bahaya! Kecepatan kendaraan justru harus disesuaikan dengan kondisi jalan di depan kita, perbedaan kecepatan yang cukup signifikan tidak disarankan! Jika terlalu pelan, akan membahayakan diri sendiri dan pemakai jalan lain yang berkecepatan tinggi. Bila terlalu tinggi, kendaraan akan sulit dikendalikan.

Nah, itulah 13 mitos yang selama ini dipercaya sebagai fakta oleh kita semua yang sukaguecom kumpul. Padahal kenyataannya sangat jauh dari kebenaran. Mudah-mudahan dengan adanya artikel ini dapat mengurangi tingkat kecelakaan di jalan tol dan membuat kita semua semakin waspada. Safety First!
 
 
Sumber : sukague.com
Selengkapnya

Keuntungan Menjadi Jomblo

Belum punya pasangan? Tak perlu pusing. Menjalani hidup lajang banyak keuntungannya, yang mungkin tak terpikir oleh Anda.

Bebas Bertemu Teman
Kalau banyak dari teman Anda yang mengeluh lantaran jarang bertemu sejak Anda mempunyai kekasih, kayaknya ada yang salah dengan hubungan Anda dan si dia. Teman apalagi sahabat adalah orang terdekat yang setiap saat membantu. Bila Anda tak punya pacar alias lajang, Anda bebas bertemu dengan teman-teman dekat Anda.

Mudah Menjalin Hubungan Baru

Banyak lajang yang merasa sedih dan putus asa, belum dapat pasangan sampai saat ini. Ladies, jadi lajang bukan berarti Anda sendirian atau kesepian. Anda punya banyak waktu untuk bertemu dengan orang baru, dan menjalin pertemanan dengan siapa pun tanpa dicemburui siapa pun.

Memikirkan Diri Sendiri
Ngaku deh, yang sudah punya pasangan, kepala Anda tentu terbagi untuk  memikirkan kepentingan si dia dan diri sendiri. Bahkan seringkali, Anda terpaksa mengorbankan waktu pribadi untuk dia. Bandingkan menjadi lajang, Anda punya banyak waktu memikirkan diri sendiri.

Menjadi Lebih Sehat
Kalau punya pasangan suka begadang, paling tidak Anda mesti menemani si dia jalan, minimal menerima teleponnya selarut apa pun. Hal itu tidak akan terjadi kalau Anda lajang, bisa tidur lebih awal. Imbasnya, Anda lebih sehat.

Jauh Dari Stres

Ada seorang teman yang selalu curhat soal kebiasaan buruk pasangannya dan sikap keluarganya yang belum bisa menerima dirinya sepenuhnya. Akibatnya, konsentrasi si wanita terganggu dan mudah stres. Bila Anda lajang, hal itu tidak terjadi. Dengan catatan, Anda menerima dan enjoy dengan status lajang Anda, kalau tidak, tetap saja Anda stres, ya kan?

Jauh Dari Sakit Hati
Berapa banyak lelaki bisa setia? Hm, seperti menemukan jarum di tumpukan jerami. Itu risiko yang harus Anda tanggung kalau punya pasangan. Sebaliknya, saat Anda melajang, pertarungan terberat yang perlu dihadapi adalah kesendirian, dan bisa ditanggulangi jika Anda punya banyak teman.

Jadi Lajang Itu Murah
Tak perlu menyiapkan dana untuk dua orang kalau Anda pergi ke mana-mana. Memang, kalau pacaran, ada pasangan yang membayari makanan. Tetapi, berapa banyak, sih? Kadang, Anda pun harus membayar diri sendiri juga, atau kalau pasangannya matre, Anda yang kena. Jadi lajang, lebih murah, karena hanya harus bayar untuk 1 orang saja.

Banyak Waktu untuk Keluarga
Biasanya kalau punya pasangan, waktu Anda lebih banyak dihabiskan bersama si dia. Keluarga sering dijadikan urutan ke sekian. Nah, kalau lajang, Anda punya banyak waktu untuk keluarga.

Leluasa Mewujudkan Rencana Sendiri

Seorang teman mendapat beasiswa ke luar negeri. Tetapi karena mau menikah, pendapat calon suaminya mesti ia dengarkan sehubungan dengan rencananya. Sialnya, calon suaminya tak mau ditinggal setelah menikah. Maka bimbanglah ia, memilh meneruskan kuliah atau menuruti permintaan calon suaminya. Kalau Anda jadi lajang, Anda bebas mewujudkan rencana dan impian Anda.

Bisa Berkencan dengan Siapa Saja
Dengan status lajang, Anda bisa berkencan dengan siapa saja. Mau menonton dengan si A, makan malam dengan si B, jalan-jalan bersama si C, tak ada yang melarang. Sambil, tentu saja, kalau masih berniat dapat pasangan, leluasa memilih mana yang pas jadi pendamping Anda.

Fokus Pada Karier
Mau bekerja akhir pekan, atau lembur, atau ditugaskan ke mana saja, demi meningkatkan karier, Anda tak perlu minta izin, kecuali kepada orangtua. Tanpa pasangan, Anda bisa memutuskan sendiri langkah terbaik untuk meniti karier.

Bebas Melakukan Kesenangan dan Hobi
Bayangkan bila hobi Anda travelling, sementara pasangan Anda tidak suka. Atau hobi Anda shopping, sementara si dia gemar menabung. Banyak pula perempuan yang suka hangout, sementara pasangannya sukanya berdiam diri di rumah. Bila Anda lajang, Anda bebas melakukan hobi Anda.

Bebas Berpakaian ala Anda
Banyak pasangan suka mengatur bahkan mengatur penampilan Anda. Syukur-syukur kalau pilihannya cocok dengan Anda. Kalau tidak, Anda tidak menjadi diri sendiri. Tetapi saat Anda melajang, bebas mengenakan busana apa pun yang Anda sukai. Asal pede, tak ada yang berani mengkritik atau berusaha mengubah Anda.

Tak Ada Wajib Lapor
Berapa kali Anda harus menelepon si dia mengatakan Anda ada di mana, sedang apa, dan apa yang akan Anda lakukan? Itu konsekuensi menjadi pasangan seseorang. Tetapi kalau Anda melajang, Anda bebas melakukan apa yang Anda suka. Yang perlu Anda lakukan adalah bertanggung jawab pada diri sendiri.
 
Sumber : http://blognyajose.blogspot.com
Selengkapnya

7 Pilot Hebat Di Dunia

1. Pilot Tanpa Lengan

Jessica Cox menderita cacat dan lahir tanpa lengan. Tak satu pun dari tes kehamilan ibunya menunjukkan ada sesuatu yang salah dengan dirinya. Namun ia lahir dengan penyakit bawaan langka, tetapi juga dengan semangat yang besar.

Lulusan psikologi bisa menulis, mengetik, mengendarai mobil,menyisir rambutnya dan berbicara di telepon hanya dengan menggunakan kakinya. Ms Cox, dari Tucson, Arizona, Amerika Serikat, juga merupakan mantan penari dan bersabuk hitam ganda Tae Kwon-Do.

Dia memiliki unlimited SIM, dia menerbangkan pesawat dan dia dapat mengetik 25 kata per menit. Pesawat terbang yang biasa ia kendarai disebut Ercoupe dan merupakan salah satu dari beberapa pesawat terbang yang dibuat dan akan disertifikasi tanpa pedal.

Tanpa pedal kemudi Jessica bebas untuk menggunakan kakinya sebagai tangan. Butuh waktu tiga tahun, untuk menyelesaikan lisensi pesawat ringan nya. Dia memiliki tiga instruktur terbang dan berlatih 89 jam terbang, menjadi pilot pertama tanpa lengan.

2. Pilot Pemberani Walau Tertembak di Antara Matanya

Seorang pilot militer Inggris berhasil mendaratkan 20 penumpang ke tanah meskipun ia terkena peluru di antara matanya. Tugas Letnan Ian Fortune adalah mengangkut yang luka dari pertempuran antara pasukan Amerika dan Taliban di Provinsi Helmand, Afghanistan.

Ketika ia lepas landas dengan beban penuh korban, peluru memantul melalui helikopter dan mengenai Fortune di wajah. Peluru itu kemudian mengenai dan merusak stabilisasi sistem otomatis helikopter, sehingga helikopter sangat sulit untuk diterbangkan.

Walaupun darah mengalir ke matanya, Lt. Fortune tetap berjuang dengan manual kontrol selama delapan menit dan berhasil mendaratkan korban kembali ke Camp Bastion.

Presenter TV Mike Brewer berada di helikopter saat kejadian berlangsung. Dia mengatakan kepada Sky News:

"Itu menakutkan. Kami datang di bawah api yang seperti sedang menutup jalan. Kemudian setelah kami take off, Chinook tiba-tiba meluncur dari sisi ke sisi dan kami dengar pilot telah ditembak. Satu-satunya alasan kami tidak terjun langsung kembali ke padang gurun adalah karena keberanian dan keterampilan Ian dan kru lainnya.”


3. Pilot yang Mendarat di Jalan Tol

Frank Vogt adalah pilot Cessna lalu lintas yang kehilangan tekanan oli di ketinggian 1200 kaki dari tanah. Dalam kegelapan malam dini hari, daratan tampak seperti satu padang gelap, kecuali jalan tol tersebut.



"Aku tahu itu cukup luas, aku tahu itu cukup lurus. Tidak ada kabel, dan aku tidak melihat banyak layang," kata Vogt.

Dia beralasan bahwa karena lalu lintas tidak terlalu ramai, maka akan ada ruang yang cukup antara mobil sehingga mereka dapat memperlambat dan membiarkan dia melaksanakan rencananya.

Dia bahkan berhasil menarik Cessna nya ke sisi jalan, walaupun rubbernecking tak terelakkan. Saat itu lalu lintas diblokir sejauh satu setengah mil di kedua arah.


4. Pilot Termuda yang dapat Menerbangkan 5 Jenis Pesawat Berbeda


Evan Graham memiliki rekor sebagai pilot termuda yang dapat menerbangkan 5 jenis pesawat berbeda pada usia 16 tahun. Dia merayakan ulang tahun ke-16 nya dengan terbang sendirian menggunakan lima pesawat yang berbeda :
  1. WWII vintage L-4 Piper Cub taildrager,
  2. R-22 Robinson helikopter,
  3. Cessna 150 Aerobat,
  4. Robinson 44 Raven II,
  5. 1965 Cessna 150.


6. Pilot yang Dapat Memperbaiki Pesawat dari Luar Saat Di Udara

Salah satu kesulitan dari perjalanan udara adalah kemustahilan membuat perbaikan luar kokpit sementara kapal dalam penerbangan. Hal ini berlaku terutama jika masalah ini berpusat di sekitar ekor pesawat.


Dan masalah ini telah diselesaikan oleh James Terry, seorang pilot dari Miami, Florida. Dirinya juga seorang penemu yang menunjukkan alat pengaman untuk memperbaiki pesawat saat terbang.


6. Pilot yang Lolos dari Kematian Hanya Kurang dari 1 Detik

Orang yang terlontar dari pesawat di bawah ini adalah Kapten Brian Bews dan dia beruntung masih hidup. Pilot terampil ini beruntung masih berhasil untuk mengeluarkan dirinya sesaat sebelum CF-18 jet tempur yang diterbangkannya jatuh dalam latihan penerbangan.


Praktek latihan terbang ini berlangsung di Bandar Udara Lethbridge County dan tampaknya dalam persiapan untuk Airshow akhir pekan di Lethbridge, Alberta, Kanada. Tidak ada rincian persis mengapa jet tempur ini bisa jatuh.


7. Penumpang yang Berhasil Mendaratkan Pesawat Saat Pilot nya Meninggal di Udara

Ketika pilot dari pesawat bermesin ganda Beech pingsan dan meninggal dalam pertengahan penerbangan, penumpang Doug Putih dari Archibald, Louisiana, mengambil alih pesawat dan mendaratkannya dengan aman.


White, istri dan dua putrinya terbang dari Marco Island, Florida, ke Jackson, Mississippi, pada hari Minggu setelah menghadiri pemakaman bagi saudaranya White. Saat di tengah penerbangan, ia menyadari ada sesuatu yang salah dengan pilotnya.

Meskipun ia adalah seorang pilot mesin tunggal bersertifikat dan memiliki sekitar 130 jam terbang, dia tidak tahu bagaimana menerbangkan pesawat yang jauh lebih besar, seperti Super King Air pesawat dua mesin turboprop.

Dia mengatakan kepada putrinya, "Kalian kembali ke sana, dan aku ingin kalian berdoa!"

Meskipun White terdengar cukup tenang, ketegangan dapat tergambar jelas pada rekaman yang dikeluarkan oleh Federal Aviation Administration sebagai pengendali di Fort Myers, Florida. Mereka mencoba berbicara padanya untuk menuntunnya mendarat di bandara terdekat.

Pada satu titik, controller bertanya apakah autopilot masih berjalan atau apakah white menerbangkan pesawat sendiri? "Aku dan Tuhan yang baik yang telah menerbangkannya," jawab White.



Sumber : terselubung.blogspot.com
Selengkapnya
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...